Generasi Baru Indonesia (GenBI) Tegal menyelenggarakan Podcast Gabungan bertema “Manajemen Keuangan untuk Gen Z” pada Rabu, 19 Agustus 2026. Kegiatan yang menghadirkan Mochammad Yusuf, M.E., Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, sebagai narasumber ini dilaksanakan sebagai wadah diskusi bagi generasi muda untuk memperluas wawasan mengenai manajemen keuangan, transaksi digital, dan penggunaan QRIS secara cerdas dan bijak.
Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif dengan membahas perkembangan transaksi digital yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari, khususnya di kalangan Generasi Z. Dalam sesi podcast, narasumber menjelaskan bahwa kemajuan teknologi telah memberikan berbagai kemudahan dalam melakukan transaksi, mulai dari pembayaran digital hingga penggunaan QRIS yang praktis dan efisien.
Pembahasan kemudian diarahkan pada tantangan yang muncul di balik kemudahan tersebut. Kemudahan dalam bertransaksi dapat mendorong seseorang untuk melakukan pembelian secara spontan tanpa mempertimbangkan kebutuhan dan kondisi keuangannya. Oleh karena itu, Gen Z perlu memiliki kemampuan mengelola keuangan agar dapat memanfaatkan teknologi finansial secara tepat dan bertanggung jawab.

Mochammad Yusuf, M.E. menyampaikan bahwa transaksi digital memberikan banyak manfaat, tetapi tetap harus diimbangi dengan kesadaran dalam mengelola keuangan. “Transaksi digital memang membuat aktivitas belanja menjadi semakin praktis dan mudah, namun kemudahan tersebut juga menjadi tantangan baru terutama bagi Gen Z agar tidak impulsif dan lebih bijak dalam mengelola keuangan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan Podcast Gabungan ini, GenBI Tegal tidak hanya menghadirkan ruang diskusi mengenai perkembangan transaksi digital, tetapi juga mendorong generasi muda untuk membangun kebiasaan finansial yang lebih sehat. Pemahaman mengenai manajemen keuangan diharapkan dapat membantu Gen Z membedakan antara kebutuhan dan keinginan serta mempertimbangkan setiap keputusan sebelum melakukan transaksi.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran Gen Z untuk memanfaatkan inovasi pembayaran digital, termasuk QRIS, secara aman, cerdas, dan bertanggung jawab. Dengan demikian, kemudahan teknologi dapat menjadi sarana untuk mendukung pengelolaan keuangan yang lebih baik, bukan justru mendorong perilaku konsumtif dan impulsif.
