Yogyakarta, 29 September-1 Oktober 2026 Semangat kepemimpinan, kolaborasi, dan kontribusi bagi negeri menjadi napas utama dalam pelaksanaan Leadership Camp Wilayah Jawa Generasi Baru Indonesia (GenBI) 2026 yang diselenggarakan di The Alana Hotel & Convention Center Yogyakarta.
Mengusung tema āBe a Future Leader: Memimpin Perubahan Berkelanjutan dan Inklusif Menuju Indonesia Emas 2045ā, kegiatan ini menjadi ruang bagi para penerima beasiswa Bank Indonesia dari berbagai wilayah di Pulau Jawa untuk mengembangkan kapasitas kepemimpinan sekaligus memperluas wawasan mengenai kebanksentralan, perekonomian, digitalisasi, inklusi keuangan, hingga kontribusi generasi muda terhadap pembangunan nasional.
Peserta tidak hanya memperoleh pembekalan selama tiga hari melalui berbagai sesi materi dan workshop, tetapi juga diajak untuk membangun kemampuan bekerja sama, melakukan refleksi diri, mengembangkan gagasan, serta mengenal lebih jauh potensi budaya dan identitas daerah masing-masing.
Rangkaian kegiatan tersebut terbagi ke dalam beberapa tahapan utama, mulai dari āUnleash Your Potentialā, āDiscover a Leader Within Youā, āCollaboration Creates Legacyā, hingga agenda kepulangan peserta.
Hari Pertama: Unleash Your Potential
Kegiatan dimulai pada Selasa, 29 September 2026 dengan kedatangan dan check-in peserta di The Alana Yogyakarta. Setelah proses registrasi, rangkaian kegiatan dibuka melalui sesi pembukaan dan foto bersama.
Pada malam pertama, peserta mengikuti Workshop Pembuatan Konten Digital Kreatif yang dipandu oleh Ifatul Khasanah. Sesi ini memberikan ruang bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan dalam mengemas gagasan menjadi konten yang kreatif dan komunikatif. Kemampuan tersebut menjadi semakin relevan bagi generasi muda, khususnya dalam menyampaikan pesan-pesan positif mengenai ekonomi, kebanksentralan, dan kontribusi GenBI kepada masyarakat melalui berbagai platform digital.
Hari Kedua: Discover a Leader Within You
Hari kedua menjadi salah satu bagian penting dalam Leadership Camp karena peserta mendapatkan rangkaian wawasan mengenai kepemimpinan sekaligus kebanksentralan.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars GenBI, dilanjutkan dengan pembacaan doa serta sesi Leaderās Insight oleh Pimpinan BINS, Hery Indratno.
Peserta mendapatkan Policy Insight yang membahas berbagai peran dan kebijakan Bank Indonesia. Salah satu materi membahas mengenai peran Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi. Pembahasan tersebut memberikan pemahaman kepada peserta bahwa bank sentral memiliki posisi strategis dalam menjaga stabilitas perekonomian sekaligus menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Peserta juga mendapatkan wawasan mengenai arah pengembangan sistem pembayaran, QRIS, BI-FAST, digitalisasi ekonomi, serta inklusi keuangan digital. Materi tersebut memperlihatkan bagaimana transformasi sistem pembayaran menjadi bagian penting dalam perkembangan ekonomi digital Indonesia.
Pembahasan kemudian berlanjut pada optimalisasi kebijakan Bank Indonesia dalam mendukung pembiayaan perekonomian, serta pengembangan UMKM, inklusi ekonomi dan keuangan, digitalisasi UMKM, dan pengembangan UMKM hijau.
Beragam materi kebanksentralan tersebut menjadi bekal penting bagi peserta GenBI. Sebagai generasi muda yang memiliki kedekatan dengan masyarakat dan lingkungan akademik, peserta tidak hanya dituntut memahami kebijakan, tetapi juga diharapkan mampu menerjemahkan pengetahuan tersebut menjadi gagasan dan kontribusi yang relevan bagi masyarakat.
Sesi berikutnya dilanjutkan dengan Inspiring Leadership and Motivation Session yang menjadi ruang bagi peserta untuk menggali potensi diri, membangun motivasi, serta memahami pentingnya karakter seorang pemimpin.
Pada sore hari, peserta kembali mendapatkan Policy Insight mengenai peran Bank Indonesia dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, yang menghadirkan perspektif mengenai keterkaitan kebijakan bank sentral dengan dinamika perekonomian di daerah.
Menutup rangkaian hari kedua, peserta mengikuti sesi āImpactful Leadership: Road to YELP 2026ā yang memberikan pembekalan mengenai kontribusi Bank Indonesia dalam pembangunan ekonomi nasional sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk menuangkan gagasan demi Indonesia yang semakin maju.
Hari Ketiga: Collaboration Creates Legacy
Jika hari kedua berfokus pada penguatan wawasan dan kepemimpinan, hari ketiga membawa peserta pada pengalaman yang lebih kolaboratif.
Peserta mengikuti Workshop Penulisan Artikel Populer di Media yang diarahkan pada penulisan artikel kebijakan Bank Indonesia untuk YELP. Sesi ini menjadi wadah bagi peserta untuk belajar menyampaikan isu ekonomi dan kebijakan secara lebih mudah dipahami oleh masyarakat luas.
Setelah itu, peserta mengikuti Collaborative Team Building Phase 1 dan Phase 2. Melalui kegiatan tersebut, peserta ditantang untuk membangun komunikasi, koordinasi, kepercayaan, serta kemampuan bekerja dalam tim. Kepemimpinan tidak hanya dipahami sebagai kemampuan untuk memimpin orang lain, tetapi juga kemampuan untuk mendengarkan, berkolaborasi, mengambil peran, dan bertanggung jawab terhadap tujuan bersama.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi self-reflection dan evaluasi kegiatan melalui Formulir L1 dan L2 serta Kahoot. Sesi ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk melihat kembali proses yang telah mereka jalani, sekaligus mengevaluasi pengalaman selama Leadership Camp.
Collaboration Night: Embrace Your Legacy
Salah satu agenda yang paling dinantikan adalah Collaboration Night: āEmbrace Your Legacyā. Mengangkat semangat āProud of Where You Are Fromā, malam tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk menunjukkan kreativitas sekaligus memperkenalkan keberagaman budaya dan identitas daerah asal masing-masing.
Sebelum malam pertunjukan berlangsung, peserta terlebih dahulu mengikuti rehearsal group performance. Selanjutnya, pada malam hari, suasana Leadership Camp berubah menjadi lebih semarak melalui berbagai penampilan kolaboratif antarkelompok.
Berbagai pertunjukan ditampilkan, mulai dari Budaya Jogja, Fashion Show, Drama Musikal, Paduan Suara, hingga Flashmob. Pembagian penampilan tersebut melibatkan berbagai kelompok peserta, sebagaimana konsep Collaboration Night yang mengedepankan kreativitas dan kerja sama.
Penampilan budaya Jogja menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap kekayaan budaya lokal. Sementara itu, fashion show menghadirkan keberagaman busana, drama musikal menyatukan seni peran dan musik, paduan suara memperkuat harmoni antar peserta, dan flashmob menjadi penutup yang penuh energi.
Lebih dari sekadar hiburan, Collaboration Night menjadi gambaran nyata bahwa keberagaman bukanlah batas untuk bekerja bersama. Perbedaan latar belakang daerah, budaya, maupun karakter justru menjadi kekuatan ketika dipertemukan dalam satu tujuan.
Semangat tersebut sejalan dengan pesan utama Leadership Camp: bahwa seorang pemimpin masa depan tidak hanya dituntut memiliki kemampuan individual, tetapi juga mampu merangkul perbedaan, membangun kolaborasi, dan meninggalkan legacy yang memberikan manfaat bagi lingkungan di sekitarnya.
GenBI Tegal Bawa Identitas Budaya hingga Meraih Best Costume Male
Semangat āProud of Where You Are Fromā juga ditunjukkan oleh GenBI Tegal melalui penampilan busana yang mengangkat identitas budaya daerah. Dalam kesempatan tersebut, perwakilan GenBI Tegal mengenakan busana adat bernuansa batik dengan corak khas Tegal. Pemilihan busana tersebut tidak hanya menjadi bagian dari penampilan, tetapi juga menjadi bentuk kebanggaan terhadap identitas budaya lokal yang dibawa ke forum GenBI Wilayah Jawa. Representasi tersebut kemudian mendapatkan apresiasi dengan diraihnya Juara 1 Best Costume Male.
Pencapaian tersebut menjadi salah satu momen membanggakan bagi GenBI Tegal. Di tengah keberagaman budaya yang hadir dalam Leadership Camp, busana khas Tegal mampu menjadi medium untuk memperkenalkan identitas daerah sekaligus menunjukkan bahwa budaya lokal dapat tampil percaya diri dalam ruang yang lebih luas.
Bagi GenBI Tegal, penghargaan tersebut bukan sekadar tentang memenangkan sebuah kategori, melainkan menjadi pengingat bahwa membawa nama daerah berarti membawa cerita, budaya, dan identitas yang patut untuk dikenalkan dan dilestarikan.
Menjadi Pemimpin, Membangun Legacy
Rangkaian Leadership Camp Wilayah Jawa GenBI 2026 kemudian ditutup dengan agenda kepulangan peserta pada 1 Oktober 2026.
Tiga hari perjalanan di Yogyakarta memberikan pengalaman yang lebih dari sekadar pertemuan antarpenerima beasiswa Bank Indonesia. Peserta mendapatkan ruang untuk belajar mengenai kepemimpinan, memahami kebanksentralan, melihat perkembangan sistem pembayaran dan ekonomi digital, memahami isu UMKM dan inklusi keuangan, hingga belajar menyampaikan gagasan kepada publik.
Di sisi lain, kegiatan team building dan group performance memperlihatkan bahwa kepemimpinan tidak dapat dilepaskan dari kolaborasi.
Pada akhirnya, āBe a Future Leaderā bukan hanya sebuah tema, tetapi menjadi ajakan bagi seluruh peserta untuk membawa pulang nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan dan menerapkannya di lingkungan masing-masing. Menjadi pemimpin masa depan bukan semata-mata tentang seberapa besar posisi yang dimiliki, melainkan tentang seberapa besar perubahan positif yang mampu diciptakan dan seberapa jauh manfaat yang dapat ditinggalkan bagi orang lain.
Dari Yogyakarta, semangat itu dirajut bersama. Dari keberagaman daerah, kolaborasi dibangun. Dan dari generasi muda GenBI, sebuah legacy untuk Indonesia Emas 2045 mulai dipersiapkan.
Be a Future Leader. Lead the Change. Embrace Your Legacy.
