
Semarak Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026 hadir di Kabupaten Batang dengan berbagai kegiatan edukatif dan menarik bagi masyarakat. Puncak kegiatan digelar melalui program unik “Donasi mulai Rp1 Dapat Makanan/Kuliner” di Jalan Veteran Batang pada malam 17 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Batang dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Tegal dalam memperingati hari jadi peluncuran QRIS nasional yang pertama kali diluncurkan pada 17 Agustus 2019.
Pekan QRIS Nasional menjadi momentum untuk memperluas adopsi pembayaran digital di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, masyarakat didorong untuk semakin terbiasa menggunakan transaksi non-tunai yang cepat, mudah, murah, dan aman. Tidak hanya memperkenalkan kemudahan pembayaran digital, rangkaian PQN 2026 juga menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya penggunaan Rupiah serta menumbuhkan semangat Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah.
Meriah dengan Booth Edukasi Kebanksentralan
Kemeriahan PQN 2026 di Jalan Veteran Batang semakin terasa dengan hadirnya booth Edukasi Kebanksentralan Bank Indonesia. Booth tersebut dikemas secara interaktif melalui berbagai permainan yang menggabungkan unsur hiburan dan edukasi. Masyarakat dapat mengikuti sejumlah permainan menarik, mulai dari merangkai puzzle, basket pong, capit berhadiah, hingga permainan Kahoot dengan materi seputar kebanksentralan. Melalui permainan tersebut, masyarakat diajak mengenal lebih dekat berbagai informasi mengenai kebanksentralan dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami.
Antusiasme masyarakat semakin meningkat karena setiap permainan juga menawarkan hadiah bagi peserta yang berhasil menyelesaikan tantangan dan menjadi pemenang. Hadiah yang disediakan oleh Bank Indonesia berupa sembako serta voucher makan gratis yang dapat ditukarkan dengan makanan atau kuliner yang telah disediakan di lokasi kegiatan. Konsep tersebut membuat edukasi kebanksentralan terasa lebih dekat dengan masyarakat. Pengunjung tidak hanya mendapatkan pengalaman bermain, tetapi juga memperoleh pengetahuan baru mengenai peran Bank Indonesia, Rupiah, serta perkembangan sistem pembayaran digital di Indonesia.
Edukasi UMKM: Waspada Penipuan Digital
Selain memberikan edukasi kepada masyarakat umum, Bank Indonesia juga memberikan perhatian kepada para pelaku UMKM yang hadir dalam kegiatan PQN 2026. Edukasi kepada pedagang dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital yang dapat terjadi dalam aktivitas transaksi sehari-hari. Para pelaku UMKM diberikan pemahaman mengenai berbagai modus penipuan digital, langkah-langkah pencegahan, serta hal-hal yang perlu diperhatikan ketika menerima pembayaran secara digital. Edukasi ini penting seiring dengan semakin luasnya penggunaan transaksi non-tunai dalam kegiatan jual beli.

Pedagang juga diberikan pemahaman mengenai SOP atau langkah pelaporan apabila terjadi dugaan penipuan, sehingga mereka mengetahui tindakan yang harus dilakukan dan tidak panik ketika menghadapi situasi tersebut. Melalui edukasi tersebut, pelaku UMKM diharapkan semakin cermat dalam melakukan transaksi digital, tidak mudah memberikan informasi penting kepada pihak yang tidak dikenal, serta selalu melakukan pengecekan sebelum menyelesaikan transaksi.
Mendorong Masyarakat Semakin Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah
PQN 2026 di Kabupaten Batang tidak hanya menjadi perayaan atas perjalanan QRIS sejak diluncurkan pada 17 Agustus 2019, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat literasi masyarakat mengenai sistem pembayaran dan Rupiah. Penggunaan pembayaran digital melalui QRIS diharapkan dapat memberikan kemudahan dalam aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus mendukung terciptanya transaksi yang cepat, mudah, murah, dan aman. Di sisi lain, masyarakat juga terus didorong untuk memahami pentingnya menggunakan dan memperlakukan Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara.
Melalui perpaduan antara kegiatan kuliner, permainan edukatif, edukasi kebanksentralan, serta literasi keamanan digital bagi UMKM, Pekan QRIS Nasional 2026 di Kabupaten Batang menjadi ruang interaksi yang mempertemukan teknologi pembayaran dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari. Kolaborasi antara KPw Bank Indonesia Tegal dan Pemerintah Kabupaten Batang diharapkan dapat terus mendorong perluasan ekosistem pembayaran digital sekaligus meningkatkan literasi masyarakat. Semangat QRIS pun diharapkan tidak berhenti pada kemeriahan perayaan, tetapi terus tumbuh menjadi kebiasaan masyarakat dalam melakukan transaksi non-tunai secara aman, bijak, dan bertanggung jawab.
