
Generasi Baru Indonesia (GenBI) Tegal menyelenggarakan Podcast 1 bertema “Rantai Ekonomi Dalam Kesehatan Mental” pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Kegiatan yang menghadirkan Lies Triartri Nur S.H., S.Pd., M.Si., Dosen Psikolog Universitas Pekalongan sebagai narasumber ini dilaksanakan sebagai wadah diskusi bagi generasi muda untuk memperluas wawasan mengenai, hubungan antara kondisi ekonomi, pengelolaan keuangan, tekanan finansial, dan kesehatan mental.
Pembahasan berlangsung dalam suasana interaktif dengan narasumber membahas kondisi bahwa permasalahan ekonomi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga dapat memberikan pengaruh terhadap kondisi psikologis. Tekanan mengenai biaya hidup, kebutuhan pendidikan, gaya hidup, tuntutan sosial, serta pengelolaan uang yang kurang baik dapat menjadi faktor yang memicu munculnya financial stress.
Selain faktor ekonomi, media sosial turut menjadi bagian penting dalam pembahasan. Media sosial dapat memengaruhi pola pikir dan gaya hidup melalui munculnya tren, standar kehidupan, serta kebiasaan membandingkan kondisi diri dengan orang lain. Gaya hidup yang tidak disesuaikan dengan kemampuan finansial juga dapat meningkatkan tekanan keuangan.
Lies Triartri Nur S.H., S.Pd., M.Si menyampaikan bahwa langkah sederhana yang dapat dilakukan mahasiswa untuk menghindari financial stress, seperti mengatur uang saku, menentukan skala prioritas antara kebutuhan dan keinginan, membuat anggaran sederhana, serta menghindari kebiasaan konsumtif dan pembelian impulsif. “Hal tersebut sejalan dengan pentingnya membangun kebiasaan finansial yang sehat dan mempertimbangkan kondisi keuangan sebelum melakukan transaksi,” ungkapnya
Melalui kegiatan Podcast 1 ini, GenBI Tegal tidak hanya menghadirkan ruang diskusi mengenai kondisi ekonomi, pengelolaan keuangan, tekanan finansial, dan kesehatan mental, mendorong generasi mengenai pentingnya peran keluarga dalam memberikan dukungan ketika seseorang menghadapi permasalahan ekonomi. Dukungan keluarga dapat menjadi salah satu faktor yang membantu seseorang menghadapi tekanan dan membangun pola pikir yang lebih sehat dalam menghadapi kesulitan ekonomi.
Kegiatan ini diharapkan generasi muda memahami bahwa kondisi ekonomi dan kesehatan mental memiliki keterkaitan yang perlu diperhatikan. Permasalahan keuangan yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan tekanan, sementara kondisi mental yang kurang baik juga dapat memengaruhi kemampuan seseorang dalam mengambil keputusan keuangan
