Generasi Baru Indonesia Tegal

Jumat, 06 September 2019

PERAN BANK INDONESIA DAN GENERASI MUDA DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN EKONOMI MELALUI INVESTASI SAHAM DI PASAR MODAL


Dewasa ini hampir di semua negara, khususnya negara berkembang membutuhkan modal untuk negaranya. Modal dapat digunakan untuk pembangunan ekonomi disuatu negara. Dimana modal bisa didapatkan melalui Investor, sehingga investor sangat dibutuhkan dalam sebuah negara untuk menanamkan modalnya. Selain itu penanaman modal tidak hanya menguntungkan bagi pihak investor saja tetapi juga baik untuk pembangunan suatu negara. Menjadi seorang investor tentu perlu adanya perusahaan efek dan emiten. Perusahaan efek merupakan pihak yang menjadi perantara antara pemilik modal dan investor, dimana setiap perusahaan efek harus sudah mendapat izin dari Bursa Efek Indonesia. Sedangkan Emiten yaitu suatu perusahaan yang menerbitkan efek di pasar modal, baik berupa saham, obligasi, sukuk, dll. Emiten terdiri dari dua jenis yaitu perusahaan publik dan perusahaan tercatat. Dimana perusahaan efek dan emiten dapat ditemui di dalam Pasar Modal.
Menurut Irwan Abdalloh, Pasar modal adalah sebuah pasar yang objek transaksinya modal.  Pasar adalah mekanisme transaksi jual beli suatu barang/jasa antara pembeli dan penjual, Lokasi pasar bisa di mana saja, baik disuatu tempat yang permanen, tempat yang berpindah-pindah atau di media internet. Yang dimaksud pasar modal adalah suatu mekanisme transaksi jual beli barang modal antara pembeli dan penjual yang dilakukan di Bursa Efek atau diluar bursa efek. Istilah yang sering digunakan untuk menyebutkan barang modal adalah efek atau sekuritas. Pasar modal adalah tempat atau sarana bertemunya antara permintaan dan penawaran atas instrumen. Pasar modal adalah tempat atau sarana bertemunya antara permintaan dan penawaran atas instrumen keuangan jangka panjang, umumnya lebih dari satu tahun. Menurut Indah Yuliana, Pasar modal syariah dapat diartikan sebagai pasar modal yang menerapkan prinsip-prinsip syariah dalam kegiata transaksi ekonomi dan terlepas dari hal-hal yang dilarang, seperti : riba, perjudian, spekulasi, dan lain-lain. Pasar modal syariah adalah pasar modal yang dijalankan dengan konsep syariah, dimana setiap perdagangan surat berharga mentaatu ketentuan transaksi sesuai dengan ketentuan syariah.
Menurut Antonio, investasi adalah kegiatan usaha yang mengandung resiko karena berhadapan dengan unsur ketidakpastian. Dengan demikian, perolehan kembaliannya tidak pasti dan tidak tetap. Menurut Rasfanjani, Dalam islam investasi merupakan kegiatan muamalah yang sangat dianjurkan, karena dengan berinvestasi harta yang dimiliki menjadi prodiktif dan juga mendatangkan manfaat bagi orang lain. Al-Qur’an dengan tegas melarang aktivitas penimbunan terhadap harta yang dimiliki.
Kegiatan investasi yang kini semakin berkembang hampir di semua kalangan, menjadikan minat berinvestasi di pasar modal semakin meningkat. Semakin banyaknya edukasi yang diberikan seperti melalui seminar-seminar serta sekolah pasar modal, hal tersebut dapat mempermudah para Investor dalam mengetahui cara berinvestasi yang baik, serta mengetahui cara untuk memilih saham-saham yang baik untuk di Investasikan. Setiap modal yang ditanamkan oeh investor sangat penting bagi pembangunan ekonomi suatu negara. Pembangunan ekonomi dapat dilihat melalui pertumbuhan ekonomi suatu negara. Dimana tingkat investasi harus lebih tinggi dari tingkat konsumsi masyarakat.
Dalam hal investasi, Bank Indonesia juga ikut berperan didalamnya dalam menentukan suku bunga. Tinggi atau rendahnya bunga sangat berpengaruh terhadap tingkat investasi. Kebijakan BI menaikkan suku bunga yaitu untuk menstabilkan nilai tukar rupiah. Peningkatan suku bunga BI akan mendorong kenaikan suku bunga kredit dan hal ini akan membuat para investor ragu untuk berinvestasi di sektor riil. Selain itu ekonomi global juga sangat berpengaruh terhadap tingkat investasi. Jadi, kebijakan dari Bank Indonesia juga sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
            Selain Bank Indonesia, masyarakat juga ikut berperan dalam meningkatkan investasi yang ada di Indonesia. Seperti halnya penulis sebagai civitas akademika yang memang perlu adanya pengetahuan tentang Investasi di Pasar Modal, serta berusaha untuk belajar dan mengikuti berbagai macam pelatihan untuk memulai berinvestasi.
Investasi kini juga berkembang dikalangan generasi muda. Karena banyak generasi muda yang tertarik untuk terjun didalam pasar modal. Tingkat pendidikan generasi muda akan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi suatu negara. Jika dilihat dari sebagian besar generasi muda yang memiliki minat berinvestasi di Pasar modal, ini menunjukkan bahwa kesempatan perekonomian Indonesia untuk lebih maju dan berkembang dengan lebih pesat lagi sangatlah besar. Salah satu upaya yang dilakukan penulis untuk terus memperkenalkan Investasi di Pasar Modal kepada generasi muda dan masyarakat umum yaitu dengan cara mengadakan berbagai macam edukasi seperti seminar, sekolah pasar modal dan adanya pembukaan akun yang bekerjasama dengan salah satu sekuritas yang ada di Indonesia.
            Oleh karena itu, semakin banyaknya generasi muda yang menjadi investor  serta mengikuti sejumlah kegiatan pendidikan maupun pelatihan berinvestasi kemudian juga dapat memahami kebijakan-kebijakan BI yang berkaitan dengan Investasi, maka akan berkontribusi penting terhadap masa depan Indonesia sehingga dapat membantu pertumbuhan ekonomi Indonesia.


DAFTAR PUSTAKA

Abdalloh, Irwan. 2018.  Pasar Modal Syariah. Jakarta : PT Elex Media Komputindo
Yuliana, Indah. 2010.  Investasi Produk Keuangan Syariah. Malang : UIN-MALIKI PRESS)
Dewi, Gusti Ayu Ketut Rencana Sari, dkk. 2018. Investasi dan Pasar Modal Indonesia. Depok: PT RAJAGRAFINDO PERSADA
Rafsanjani. 2018.  Analisis Program Yuk Nabung Saham Terhadap Minat Mahasiswa Untuk Berinvestasi Di Pasar Modal Syariah, Lampung : Skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Prodi perbankan Syariah

(Oleh : Septi Ayu Triten Nina)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar