Generasi Baru Indonesia Tegal

Rabu, 31 Juli 2019

Peran GenBI Tegal dalam mengedukasi kebijakan Bank Indonesia Kpw Tegal

GenBI adalah Sejumlah komunitas mahasiswa penerima beasiswa Bank Indonesia, komunitas ini diberi nama dengan GenbI singkatan Generasi Baru Indonesia. GenBI ini berada langsung dibawah pimpinan oleh pihak Bank Indonesia. Adapun dasar pembentukan komunitas Genbi ialah agar mahasiswa yang telah menerima beasiswa BI mampu menjadi energi baru yang  memberikan kontribusi bagi negara.
          Komunitas GenBI ini berasal dari mereka yang penerima beasiswa kemudian dibimbing untuk menebarkan energi bagi negeri dengan cara melakukan beberapa kegiatan yang melibatkan peran masyarakat didalamnya, sampai ke arah memberikan pelayanan sepenuh hati. Dari segala banyak ragam kegiatan maupun aktivitas yang dilakukan, pada akhirnya bertujuan untuk membimbing mereka menjadi sebuah komunitas yang kreatif, mengutamakan berbagi gagasan, dialog terbuka, berbagi sinergi, berbagi pengetahuan, meluaskan networking, memperbanyak pengalaman, dan  meningkatkan sebuah toleransi.

             Posisi dan peran GenBI-Tegal sangat strategis dalam mengeksplor dan berkontribusi terhadap pemberdayaan masyarakat. GenBI-Tegal yang merupakan anak asuh dan didikan dari Bank Indonesia Kpw Tegal juga menjadi jembatan antara Bank Indonesia dengan masyarakat. Khususnya dalam mengimplementasi kebijakan-kebijakan yang di keluarkan oleh Bank Indonesia.

          Diantara kebijakan-kebijakan Bank Indonesia adalah meliputi  melaksanakan fungsi sistem pembayaran.  Sedangkan fungsi ekonomi  moneter terkait penguatan pengendalian inflasi daerah, serta pengawasan bank di wilayahnya. Sebagaimana mengutip di portal OJK atau otoritas jasa keuangan, ada peran penting Bank Indonesia, yakni Sebagai otoritas moneter, perbankan dan sistem pembayaran. Tugas utama Bank Indonesia tidak saja menjaga stabilitas moneter, namun juga stabilitas sistem keuangan (perbankan dan sistem pembayaran). Stabilitas moneter dan stabilitas keuangan ibarat dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Kebijakan moneter memiliki dampak yang signifikan terhadap stabilitas keuangan begitu pula sebaliknya, stabilitas keuangan merupakan pilar yang mendasari efektivitas kebijakan moneter.
            Bank Indonesia Kpw Tegal memiliki lima peran utama dalam menjaga stabilitas sistem keuangan, diantaranya :
  1. Bank Indonesia memiliki tugas untuk menjaga stabilitas moneter antara lain melalui instrumen suku bunga dalam operasi pasar terbuka.
  2. Bank Indonesia memiliki peran vital dalam menciptakan kinerja lembaga keuangan yang sehat, khususnya perbankan. Penciptaan kinerja lembaga perbankan seperti itu dilakukan melalui mekanisme pengawasan dan regulasi.
  3.  Bank Indonesia memiliki kewenangan untuk mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran.
  4. Melalui fungsinya dalam riset dan pemantauan, Bank Indonesia dapat mengakses informasi-informasi yang dinilai mengancam stabilitas keuangan.
  5. Bank Indonesia memiliki fungsi sebagai jaring pengaman sistim keuangan melalui fungsi bank sentral sebagai lender of the last resort (LoLR). Fungsi LoLR merupakan peran tradisional Bank Indonesia sebagai bank sentral dalam mengelola krisis guna menghindari terjadinya ketidakstabilan sistem keuangan.
            Sebagai wujud kontribusi, GenBI-Tegal ikut berpartisipasi guna mengedukasi kebijakan dan peran Bank Indonesia Kpw Tegal terhadap Masyarakat dan Negara. Dimulai dari ikut mensosialisasikan kebijakan-kebijakan Bank Indonesia, memberikan materi KeBank Centralan di ranah Pelajar maupun Masyarakat dan memberikan edukasi pengenalan CIKUR  (Ciri-Ciri Keaslian Uang Rupiah) terhadap anak-anak pelajar, orang tua hingga masyarakat. Dari sinilah Generasi Baru Indonesia dapat berperan terkait kebijakan Bank Indonesia.
             Salah satunya GenBI-Tegal turut mengedukasikan CIKUR (Ciri-ciri Keaslian Uang Rupiah) di MSI 01 Kauman Pekalongan, juga di wilayah Reban Kab. Batang seperti di MTS Bhakti Islam. Dalam kegiatan tersebut, siswa-siswa diajak untuk  ikut mengetahui keaslian uang agar tidak masyarakat lebih berhati-hati dalam mengetahui dan menggunakan Uang Rupiah. Hal ini turut menjadi salah satu bagian dari GenBI-Tegal untuk ikut serta menebar manfaat dari kebijakan yang dikeluarkan oleh Bank Indonesai yang berupa pengenalan CIKUR terhadap masyarakat di lingkungan pendididan.

Penulis : M. Hanifudin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar